Amalia Oktarina, anak dari Bpk Drs.
Solikhin dan Ibu Dra. Suniati lahir pada tanggal 7 Oktober 1996 pukul 13:00 di
RS. Xaverius Bandarlampung. Saya diberi nama Amalia Oktarina karena saya lahir
di bulan Oktober dan karena doa agar saya menjadi anak yang mudah beramal.
MASA BALITA~
Pada
masa ini, saya merasa waktu terlalu cepat berlalu karena indahnya masa balita
ini. Ulang tahun di umur saya pertama dirayakan oleh keluarga dan tetangga
sekitar. Pesta itu cukup meriah jika dibandingkan pada zamannya waktu itu. Pada
waktu saya masih balita, saya tinggal bersama orangtua, kakak, dan nenek saya
di Rajabasa. Saya senang bermain dengan tetangga sekitar rumah saya, tetapi
tentu saja diawasi dengan orangtua agar tidak membahayakan.
 |
| saat ulang tahun yang ke-3 |
Pada
umur saya yang ke-3 tahun, saya diajak orangtua berfoto di suatu tempat foto
studio. Saya merasa sangat gembira, karena itu pertama kali saya datang ke
tempat foto studio dan kue yang terpajang di meja sangat besar dan menarik. Pada saat foto, saya memakai baju merah dengan
wearpack jeans. Pada saat balita saya memang terlihat tomboy,apalagi ditambah
dengan rambut saya yang pendek. Pada masa balitapun saya juga gemar bermain
boneka.
MASA ANAK-ANAK~
Pada waktu taman kanak-kanak, saya
masuk di kelas B.2 di TK Kartika II-26 Bandar Lampung. Saya senang bersekolah
disana, karena mendapat teman-teman yang asyik untuk bercanda. Setelah pulang
sekolah juga saya mengikuti les bina vokalia disana. Pelatihnya baik dan
menyenangkan, mengajari dengan sabar. Saya hobi menari dan menyanyi pada saat
TK. Saya mengikuti lomba menyanyi di STKIP PGRI pada tahun 2002 awal. Saya
mendapat nomor urut 019. Meskipun belum bias meraih juara, tetapi saya sudah
memberikan yang terbaik dan mencoba untuk terus berlatih untuk kedepannya.
Selain bernyanyi, saya juga hobi menggambar dan mewarnai. Saya ikut lomba
menyambut dan memeriahkan HUT ke-56 Republik Indonesia. Saya juga senang menari
tari tarian tradisional Indonesia. Pada penglepasan murid TK Kartika II-26,
saya ditunjuk untuk menampilkan tarian jawa “Suwe Ora jamu” dan menyanyikan
lagu bersama grup bina vokalia disana. Saya merasa sangat bangga karena bisa
menampilkan apa yang belum tentu bisa ditampilkan oleh teman-teman saya.
 |
| saat saya mengikuti lomba |
Saat saya masuk di sekolah dasar,
saya merasakan dunia yang berbeda dari masa kanak-kanak. Saat di sekolah dasar,
saya merasa waktu bermain menjadi berkurang. Tetapi, itu tak menjadi masalah
apabila itu menjadi salah satu syarat untuk mengejar cita-cita. Saya bersekolah
di SD Kartika II-5 Bandarlampung. Saat kelas satu SD, saya masuk di kelas 1B.
Saya satu tempat duduk dengan Redita. Saya senang karena mendapat teman yang
baru lagi dari TK yang berbeda. Saat kelas dua SD, saat saya berumur 6 tahun,
saya diajak untuk foto kembali di studio untuk merayakan ulangtahun. Berbeda
dengan sebelumnya, sekarang saya menggunakan gaun. Setelah kembali ke rumah,
saya dan keluarga pun merayakannya kembali. Meneruskan hobi menggambar dan
mewarnai, saya mengikuti lomba menggambar di Radar Lampung, tetapi keberuntungan
pun tak pergi jua pada saya. Saya senang mencoba sesuatu yang baru. Akhirnya
saya mencoba menaiki gajah, awalnya saya takut tetapi lama-kelamaan rasa takut
itu hilang sendirinya. Saya juga senang olahraga air. Saat liburan, saya pergi
ke pantai dengan keluarga. Tetapi bukan hanya keluarga saya, saya pergi bersama
keluarga teman ayah saya. Meskipun saya dan anak teman ayah saya tidak dekat,
saya merasa nyaman karena dia bersikap ramah. Saya juga ingin mengikuti
kesenian tari sigegh pengunten di wilayah sekitar rumah, tetapi saya tidak
diizinkan karena masih terlalu kecil. Pada tahun 2006, saya pergi ke lumba-lumba show Bandar
lampung di Saburai. Saya pergi kesana bersama ayah,ibu, dan kakak saya. Saya
merasa terhibur dengan aksi lumba-lumba itu. Saya dan ayah saya memutuskan
untuk berfoto bersama lumba-lumba. Show tersebut berlangsung kurang lebih
selama 1 jam. Saya juga masih meneruskan hobi menyanyi saat sekolah dasar. Saya
mengisi sesi menyanyi di acara pernikahan saudara saya. Saya menyanyi solo. Setelah lulus SD, sekolah saya melaksanakan
perpisahan. Disaat itu, kelas saya kebetulan menjadi penyanyi yang menyanyikan
lagu Syukur dan Hymne Guru. Suasana saat itu sangat mengharukan. Saya cukup
sedih karena harus meninggalkan sekolah dasar.
MASA REMAJA~
Saat SMP, saya bersekolah di SMP
Negeri 2 Bandar Lampung. Saya masuk di kelas 7A, saya satu kelas dan satu
tempat duduk dengan Dita. Saya mulai beradaptasi dengan keadaan sekolah yang
baru. Saya merasa senang dapat diterima di sekolah ini karena sekolah ini
termasuk sekolah terfavorit di Lampung. saya juga mendapat teman-teman yang
baru lainnya, yang berasal dari sekolah dasar yang berbeda tentunya. Setelah
naik kelas, saya masuk ke kelas 8A dan mendapatkan sahabat-sahabat baru. Mereka
adalah Ica, Annisa, Deki, Tyas, dan Marsha. Masa-masa kelas 8 adalah masa yang
paling indah. Masa itu masa yang paling cocok untuk mencari teman, dan bermain.
Saat liburan semester, ayah saya mengajak saya pergi liburan bersamanya ke Jakarta,meskipun
bukan yang pertama kali, saya tetap merasa senang. Saat kelas 9, saya sudah
mulai sibuk menyiapkan persiapan untuk ujian nasional dan penerimaan siswa baru.
Saya sudah jarang bermain di kelas 9. Pekerjaan rumah selalu menunggu untuk
ditulis. Setelahpengumuman kelulusan SMP, sekolahpun mengadakan penglepasan
siswa-siswi.
 |
| Paling kiri. Saat perpisahan SMP. |
Saya merasa sedih karena sebentar lagi saya tidak akan mengunjungi
sekolah ini lagi. Di masa SMA, saya harus kembali
beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan materi-materi yang diberikan. Sebelum
belajar seperti layaknya pelajar, siswa baru tentu mngalami Masa Orientasi
Siswa terlebih dahulu.
 |
| saat MOS |
MOS ini mneburut saya sangat dibutuhkan agar siswa dapat
dengan mudah menyesuaikan diri dengan sekolah dan mengenal senior-seniornya. Ternyata
saya ditempatkan di kelas X.1. Di awal pertemuan, saya merasa canggung. Tetapi
lama-kelamaan saya merasa kompak dengan kelas ini. Di SMA ini pun juga banyak
kegiatan,salah satunya Smanda Olympic. Di masa SMA inilah saya merasa
kebersamaan yang terbangun diantara kelas ini sangat besar. Saya merayakan
ulang tahun yang ke-15 ini bersama X.1 di Pizza Hut. Di masa SMA ini juga saya
diberi amanah untuk menjadi panitia pernikahan sepupu saya. Saat saya masih
kecil, saya yang menyanyi untuk pesta, namun sekarang saya yang menjadi panitia
pesta tersebut.
0 comments:
Post a Comment